Tragedi Pawai Budha Di Sri Lanka

Tragedi Pawai Budha

Tragedi Pawai Budha Di Sri Lanka – Pawai keagamaan Budha yang seharusnya menjadi hal menarik dan menghibur karena mempertunjukan beberapa atraksi yang mengikutsertakan binatang bernama gajah, berubah menjadi tragedi yang mengerikan. Perayaan yang dilaksanakan pada Negara Sri Lanka, lebih tepatnya pada kota Kotte, kota yang dekat dengan ibu kota menjadi saksi atas kejadian tersebut. Kejadian yang berlangsung cepat hingga membuat banyak orang kebingungan, menyisakan banyak pertanyaan. Bagaimana bisa gajah yang biasanya ikut dalam pawai tersebut setiap tahun dan tidak terjadi masalah sama sekali, terjadi kejadian mengerikan sepeti sekarang ini. Tentunya membuat banyak orang bertanya. Pada Negara tersebut, gajah merupakan sebagi suatu kemakmuran, kebanggaan, dan kemuliaan. Sehingga saat pawai Budha berlangsung, penduduk yang memiliki gajah pasti akan mengikutsertakan gajahnya serta dihias dengan berbagai macam aksesoris dan kain mewah yang mencolok.

Kejadian tidak terduga pada tahun ini, dikahwatirkan akan merusak reputasi atau menurunkan minat wisatawan dan penonton pada pawai Budha ditahun berikutnya. Kejadian berlangsung sangat cepat tersebut, membuat sekitarnya 18 orang mengalami luka termasuk wisatawan dari anggota judi bola yang mengikuti pawai tersebut dan baim dari pihak peserta yang ikut pawai atau dari penonton juga. Para petugas yang merasa penasaran dengan kejadian tersebut, segera menurunkan tim penyelidik untuk menyelidiki kejadian yang terjadi pada tanggal 7 September 2019 tersebut. Tim penyelidik berhasil menemukan beberapa hal menarik yang dianggap sebagai pemicu atau penyebab gajah tersebut mengamuk dan kehilangan kendali.

Tim penyelidik memperkirakan karena padatnya penonton dan peserta yang mengikuti acar tersebut, membuat gajah merasa sesak dan merasa terancam dengan beberapa penonton yang berbaris tidak beraturan sehingga menyenggol atau seperti menyudutkan gajah. Insting binatang tentu saja mengatakan hal tersebut sebagai ancaman. Gajah yang merasa terus terpojokan dan dengan cuaca yang panas juga membuat gajah hilang kendali sehingga mengamuk dan berlarian tidak beraturan kearah penonton. Pada saat kejadian tersebut terjadi, penunggang gajah yang seharusnya bisa menenangkan gajah malah terjatuh dan mengalami cedera yang cukup serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara gajah yang mengalami hilang kendali dan mengamuk pada pawai, segera ditangani oleh petugas dengan menembakan obat penenang yang kemudian bisa merobohkan gajah agar tidak makin mengamuk dan berlarian tidak menentu.

Dengan adanya kejadian seperti ini, pemerintah setempat menjadi belajar mengenai ketertiban apabila acara tersebut kembali dilakukan tahun depan. Memang pawai Budha tersebut menjadi ikon atau minat utama wisatawan dan penduduk setempat sekeligus sebagai tradisi agama Budha dalam keagamaan, membuat acara tersebut semakin tahu semakin banyak penontonnya. Melalui kejadian tersebut, pemerintah harus menerapkan aturan atau ketertiban yang lebih ketat kepada penonton dan peserta juga agar gajah yang ikut serta dalam acara tersebut tidak merasa terancam dan acara dapat dinikmati sampai selesai dengan aman.

[wpspw_post show_full_content=”true”]