Amukan Gajah Sri Lanka Dalam Perayaan Budha

Amukan Gajah Sri Lanka Dalam Perayaan Budha – Sri Lanka merupakan Negara republik yang terletak di Asia Selatan dan berada dekat dengan Negara India. Negara tersebut merupakan Negara dengan banyak keanekaragaman penduduk, mulai dari ras, suku bangsa, bahkan agama yang dianut para penduduknya. Bagi Negara Indonesia, agama islam merupakan agama yang paling banyak di anut oelh penduduknya, berbeda dengan Negara Sri Lanka, pada Negara tersebut pemeluk agama islam dan Budha hampir seimbang. Meskipun memiliki banyak keanekaragaman, penduduk Negara tersebut tidak membedakan orang berdasarkan agama yang dipeluk atau etnisnya. Pada setiap perayaan keagamaan juga pasti akan dilaksanakan dengan khitmad dan saling menghormati satu sama lain. Bukan hanya keanekaragaman penduduknya saja, namun Negara tersebut juga memiliki banyak kebudayaan yang unik, sehingga tidak mengherankan jika Negara Sri Lanka menjadi salah satu Negara yang banyak dikunjungi oleh wisatawan setiap tahunnya. Terutama akan sangat ramai dengan wisatawan apabila sedang diadakan acara keagamaan. Acara keagamaan yang paling ramai dilakoni adalah acara keagamaan Budha.

Pada pawai agama Budha pada tahun ini, sama seperti pawai tahun sebelumnya, juga ramai dikunjungi oleh wisatawan. Namun terdapat hal yang berbeda pada pawai Budha tahun ini. Pawai yang biasanya mengikutsertakan segerombolan gajah yang didandani dengan berbagai macam aksesoris seperti kain yang mencolok dan menarik sekaligus atraksi gajah yang menjadi menu utama dalam pawai tersebut. Pawai tahun ini yang seharusnya berlangsung dengan menyenangkan, justru berubah menjadi hal yang mengerikan. Pada saat proses pawai, terdapat salah satu gajah yang mengamuk dan melukai beberapa penonton selama proses pawai tersebut. Gajah yang semula berjalan tenang bersama penunggangnya dan melakukan berbagai atraksi seperti biasanya, tiba-tiba mengalami hilang kendali dan mulai berlarian tidak beraturan kea rah penonton. Hal ini tentunya menjadi momen dan adegan yang mengerikan. Pasalnya, gajah yang mengalami hilang kendali, tidak akan tahu kemana akan berlari ditengah banyaknya penonton tersebut.

Setelah diselediki, penyebab gajah kehilangan kendali tersebut adalah terlalu padatnya penonton yang mencoba melihat pertunjukan dalam jarak yang dekat. Barisan penonton yang ramai, membuat beberapa pada barisan depan menjadi sangat maju dan tidak beraturan sehingga beberapa dari penonton tidak sengaja menyentuh dan mendorong gajah tersebut. Gajah yang merasa terancam, tentunya akan merasa takut dan kehilangan kendali. Saat kejadian itu berlangsung, penunggang gajah yang seharusnya bisa menenangkan gajah, justru tidak bisa bertahan diatasnya, terjatuh dan hampir saja terinjak oleh gajah tersebut. Setidaknya ada 18 orang yang mengalami cidera dan luka. Pada pawai tersebut, petuga segera didatangkan untuk bisa mengendalikan gajah yang mengamuk tersebut. Penonton yang ada juga segera diamankan dari lokasi untuk menghindarkan korban bertambah. Tragedi gajah mengamuk tersebut, terjadi pada pawai Budha yang diadakan pada tanggal 7 September 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *